Bisnis

Keluar Dari Pengangguran Dengan Bisnis Kerupuk Cabe

Peluang usaha kerupuk cabe ijo

Indosynergy.com – Pengertian bisnis sendiri yaitu suatu aktivitas bisnis yang dapat dilakukan sendiri. Dalam membuat produk membeli bahan baku serta memasarkannya dilakukan dengan tenaga sendiri. Tidak ada bos dalam cara ini. Kenapa bisnis sendiri dapat membuat keluar dan pengangguran?

Jika Anda melakukan bisnis sendiri, berarti Anda bekerja dan Anda digolongkan sebagai orang yang bekerja. Hal ini mengakibatkan perubahan status Anda dan pengangguran (orang yang mencari pekerjaan) menjadi orang yang bekerja. Dalam bisnis sendiri maka Anda betul-betul bekerja dan lepas dari embel-embel pengangguran, tidak peduli berapa pun besar atau kecilnya usaha Anda tersebut.

Dari waktu ke waktu Anda dapat mengembangkan usaha tersebut.
Mulailah merencanakan suatu bisnis untuk diri Anda sendiri. Anda dapat mencontoh bisnis-bisnis yang telah ada sekarang ini dan pelajari mengenai bisnis tersebut, dan tentu saja mempelajari halal-haramnya. Rencanakan proses produksinya, cara memasarkan, pengelolaan keuangan atau mendapatkan dana, dan bagaimana memulainya. Berikut ini contoh penyusunan rencana bisnis sederhana.

Bagian Produksi
1. Apa produk atau jasa yang akan Anda jadikan bisnis beserta bahan-bahan pendukungnya?
2. Siapa pihak-pihak yang dapat teriibat dalam
produksi tersebut? Misalnya Anda sendiri, atau siapa produsen untuk bahan-bahan baku yang Anda periukan?
3. Di mana Anda akan memproduksi produk Anda tersebut? Misalnya di rumah Anda.
4. Kapan waktu untuk memproduksinya?
5. Bagaimana proses pembuatan produk tersebut?
6. Berapa banyak yang akan diproduksi?

Bagian Pemasaran
1. Siapa pihak-pihak yang terlibat dalam memasarkan produk/jasa dari bisnis Anda? Misalnya siapa distributor besar dan kecil/eceran yang akan membantu menjualkan produk/jasa Anda?
2. Di mana lokasi pemasaran produk/jasa Anda? Misalnya di pasar raya, atau di mana lokasi toko Anda?
3. Kapan waktu Anda untuk memasarkan produk/jasa bisnis Anda? Misalnya se+iap hari dan satu kali dalam sebulan diadakan iklan. Bagaimana jadwal buka dan tutup toko Anda tiap harinya dan kapan waktu libur toko tiap minggu/bulan?
4. Bagaimana proses pemasaran produk/jasa bisnis Anda? Misalnya menggunakan pamflet, iklan di surat kabar, internet, dan lainnya, dan bagaimana sistemnya? Seperti titip jual, beli putus dan sebagainya.

Bagian Keuangan
1. Harga produk/jasa
2. Biaya produksi
3. Biaya promosi
4. Proyeksi laba
5. Sumber modal

Sumber Daya
Untuk sumber daya manusia sebagai pekerja, jelas Anda sendirilah pekerja utamanya untuk bisnis sendiri yang dimaksud di sini. Untuk pekerja tambahan maka Anda dapat menggunakan pekega lain jika diperlukan untuk membantu Anda. Perhitungkan juga mengenai sumber daya lainnya seperti perlengkapan produksi, tempat usaha, sarana transportasi untuk memasarkan dan sebagainya.

Untuk studi kasus, misalnya bisnis kerupuk cabe. Rencana bisnis kerupuk cabe. Produknya adalah kerupuk cabe. Bahan-bahannya seperti cabe giling, kerupuk ubi mentah, bawang, penyedap rasa ayam, minyak goreng, dan bahan-bahan lainnya seperti plastik pembungkus, minyak tanah/gas, dan sebagainya.

Orang yang membuat adalah diri Anda sendiri. Produsen bahan baku bias ada di pasar dekat tempat tinggal Anda. Proses produksi bisa di rumah Anda sendiri. Waktu produksi misalnya hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Ada beberapa proses. Di sini tidak disebutkan secara detail. Tapi untuk ringkasnya seperti ini:
-Proses penggorengan;
-Proses pemberian bumbu dan cabe;
-Proses pengemasan.
Untuk tahap awal mungkin Anda bisa memproduksi sekitar 7 kg/minggu.

Untuk pemasaran bisa dipasarkan ke warung-warung, rumah makan, dan toko makanan. Lokasi tempat pemasaran bisa di daerah dekat
domisili Anda. Pengantaran bisa dilakukan satu kali seminggu, misalnya hari Minggu atau 5enin. Dalam memasarkan, bisa memakai sistem konsinyasi (titip jual). Jadi Anda menitipkan produk dan setiap satu kali seminggu Anda terima uang hasil penjualan sebanyak jumlah produk yang laku saja dan memberikan beberapa persen keuntungan untuk si penjual.

Harga produk misalnya Rp500/bungkus dan Rp 100/bungkus untuk penjual.Biaya produksi/bungkus misalnya sekitar Rp220. Biaya promosi tidak ada. Laba/kerupuk yang terjual yaitu Rp180. Sumber modal bisa dari tabungan atau pinjaman/pemberian dari pihak-pihak keluarga Anda.

Dalam melakukan bisnis ini memang Anda sendiri yang bekerja dalam membuat dan memasarkan serta menghitung keuangannya. Tempat produksi tidak menggunakan biaya sewa apabila menggunakan rumah sendiri. Untuk pemasaran, kalau tempat pemasaran dekat rumah, bisa jalan kaki atau menggunakan sepeda biasa atau motor. Kemampuan membuat kerupuk cabe sebenarnya tidaklah sulit untuk dicoba. Anda bisa juga bertanya kepada ibu atau pihak keluarga yang memungkinkan serta referensi melalui internet banyak betebaran di sana. Selamat mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 3 =

Terpopuler

Ke Atas
error: Content is protected !!
IBX59EDE37DE9163